<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
			 <rss version='2.0'>
			 <channel>
			 <title>Label  Hukum Kontrak</title>
				<description>Label  Hukum Kontrak</description>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/rss/label/opini</link>
				<language>id</language>
				<copyright>Copyright 2026, Hukum Kontrak</copyright>
				<category>Label </category>
				<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 07:59:08 WIB</lastBuildDate><item>
				<title>Wanprestasi Subjektif</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/661yh8b3jrm8_220920091232.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Wanprestasi-Subjektif</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:39:22 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Wanprestasi subjektif mungkin terasa asing atau baru pertama kali anda dengar karena pada umumnya yang sering kita baca dan dengar adalah wanprestasi yaitu tidak melakukan sebagaimana yang diperjanjikan. Dan bentuk-bentuk wanprestasi adalah tidak ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Cara Memilih Judul Kontrak Yang Tepat</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/siwg6vp6b9_220911080037.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Cara-Memilih-Judul-Kontrak-Yang-Tepat</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:41:13 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Bagi pihak yang tidak terlalu memahami kontrak pada umumnya kurang memperhatikan atau peduli dengan pemilihan judul kontrak karena menganggap judul kontrak tidak begitu penting. Anggapan bahwa pemilihan judul kontrak tidak begitu penting menurut ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Surat Pernyataan Pidana atau Perdata?</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/338boa7c7wie_220819072454.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Surat-Pernyataan-Pidana-atau-Perdata</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:39:56 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ &nbsp;
Latar Belakang
Orang yang mengingkari atau tidak melakukan apa yang sudah dinyatakan dalam surat pernyataan seringkali disebut wansprestasi karena surat pernyataan dikategorikan sebagai perjanjian atau juga dianggap sebagai suatu tindak ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Contoh Pencantuman Objek Tidak Berwujud Dalam Perjanjian</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/1dhtbkiaa2pg_220819085812.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Contoh-Pencantuman-Objek-Tidak-Berwujud-Dalam-Perjanjian</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:41:48 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Objek Hukum adalah segala sesuatu yang berguna bagi subjek hukum (manusia atau badan hukum) dan dapat menjadi objek dalam suatu hubungan hukum.
Objek hukum dalam bahasa belandanya disebut zaak. Pengetahuan tentang benda atau zaak terdapat secara ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pentingnya Pencantuman Objek Perjanjian Dalam Satu Pasal Khusus</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/41a4rcva25v0_220816081732.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Pentingnya-Pencantuman-Objek-Perjanjian-Dalam-Satu-Pasal-Khusus</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:42:08 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Bagi para awam yang membuat perjanjian secara otodidak tentu kurang memperhatikan mengenai pencantuman objek ini dalam satu pasal khusus dan lebih cenderung fokus pada syarat-syarat dan pelaksanaan perjanjian.
Lalu bagaimana jika dalam suatu ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pencantuman Status Perkawinan Dalam Perjanjian</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/5fhcyvn7sorb_220811084559.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Pencantuman-Status-Perkawinan-Dalam-Perjanjian</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:41:46 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam membuat suatu perjanjian apakah penting untuk mencantumkan status perkawinan ? Disatu sisi menganggap mencantumkan identitas status perkawinan dalam perjanjian adalah tidak penting namun disisi lain pencantuman identitas status perkawinan ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Berakhirnya Perjanjian dan Hapusnya Perikatan</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/67gcofq1njr_220729091831.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Berakhirnya-Perjanjian-dan-Hapusnya-Perikatan</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 04:09:53 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Apakah ada perbedaan antara berakhirnya perjanjian dengan hapusnya perikatan ? Kedua hal ini pada sebagian memang cukup membingungkan, karena para sarjana hukum-pun masih berbeda pendapat mengenai hal ini. Pada satu sisi menganggap bahwa berakhirnya ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Kapasitas Menandatangani Kontrak Berdasarkan Kuasa Direksi Atau Akta Cabang Atau Akta Perwakilan</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/2mx68yzc75ag_220625134320.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Kapasitas-Menandatangani-Kontrak-Berdasarkan-Kuasa-Direksi-Atau-Akta-Cabang-Atau-Akta-Perwakilan</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:42:08 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam pengadaan barang jasa pemerintah bahwa ada kontrak yang tidak ditanda tangani oleh direksi yang berwenang berdasarkan RUPS atau Keputusan Direksi untuk mengikatkan diri untuk dan atas nama perseroan tetapi di tandatangani oleh orang lain yang ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Kesalahan Persepsi Dalam Pemberian Surat Kuasa Direksi</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/4wi12r66gy64_220625134516.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Kesalahan-Persepsi-Dalam-Pemberian-Surat-Kuasa-Direksi</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:41:48 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Kesalahan persepsi dalam menginterprestasikan&nbsp;Pasal 103 UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas&nbsp;bahwa direksi dapat memberikan kuasa untuk mengurus perseroan dan atau mewakili perseroan sebagaimana yang menjadi kewenangannya dapat ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Sumber Kewenangan Direksi</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/n2r0v2y67wu_220819072134.png</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Sumber-Kewenangan-Direksi</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:39:29 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Akibat Pemutusan Kontrak Barang/ Jasa Tanpa Melalui Pengadilan (Kontrak Pengadaan Barang/ Jasa)</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/3dhxs9bvyd43_220209065059.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Akibat-Pemutusan-Kontrak-Barang-Jasa-Tanpa-Melalui-Pengadilan-Kontrak-Pengadaan-Barang-Jasa</link>
				<pubDate>Fri, 15 May 2026 09:19:31 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam Lampiran Peraturan Kepala LKPP Nomor 6 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dalam hal pemutusan ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Solusi Atas Pelanggaran Suatu Kontrak (Remedies of Breach Contract In Business)</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/tdgpe1sgp07_220209065359.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Solusi-Atas-Pelanggaran-Suatu-Kontrak-Remedies-of-Breach-Contract-In-Business</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 01:36:19 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Pengertian Kontrak adalah kesepakatan para pihak (dua pihak atau lebih) untuk mengikatkan diri yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak.&nbsp;
&nbsp;
Syarat syahnya suatu kontrak diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata, ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Akibat Perjanjian Yang Tidak di Materai</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/4m0peysqcxzj_220209064727.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Akibat-Perjanjian-Yang-Tidak-di-Materai</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:49:46 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Bea Materai Menurut UU No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai adalah pajak yang dikenakan atas dokumen. Benda meterai adalah meterai tempel dan kertas meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Dokumen yang dikenakan bea materai ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Tindak Pidana Penipuan Yang Berlindung Dibalik Perjanjian</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/3ag4djv1blz2_220129101406.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Tindak-Pidana-Penipuan-Yang-Berlindung-Dibalik-Perjanjian</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:42:09 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Perjanjian atau kontrak merupakan suatu hubungan hukum keperdataan (perikatan) yang lahir dari kesepakatan para pihak untuk saling mengikatkan diri yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi para pihak. Para pihak dalam melaksanakan suatu perjanjian ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Pengecualian Tanggung Jawab Dalam Perjanjian</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/4b62v5lj1mne_220209064234.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Pengecualian-Tanggung-Jawab-Dalam-Perjanjian</link>
				<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:41:50 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Dalam sebuah perjanjian pasti pernah kita temukan syarat dan ketentuan atau klausula mengenai pengecualian tanggung jawab. Pengecualian tanggung jawab ini pada umumnya dibuat oleh kreditur sebagai pihak yang memiliki posisi dominan atau kuat dalam ]]>
				</description>
				</item><item>
				<title>Akibat Hukum Perjanjian yang Bertentangan dengan Undang-Undang</title>
				<img>https://www.hukumkontrak.com/uploads/img/16c2pc3wqpqk_220209064620.jpg</img>
				<link>https://www.hukumkontrak.com/a/Akibat-Hukum-Perjanjian-yang-Bertentangan-dengan-Undang-Undang</link>
				<pubDate>Fri, 15 May 2026 21:36:19 WIB</pubDate>
				<description>
				<![CDATA[ Berdasarkan dalam Pasal 1320 Kitab Undang Hukum Perdata (&ldquo;KUH Perdata&rdquo;), sahnya suatu perjanjian adalah :

sepakat mereka yang mengikatkan dirinya;&nbsp;
kecakapan untuk membuat suatu perikatan;&nbsp;
suatu hal tertentu;&nbsp;
suatu ]]>
				</description>
				</item></channel></rss>